Kang Mursofi Disangka Wali

Biasanya, Kang Mursofi itu sok kewalen (Mendo-mendo wali). Tapi kali ini ia disangka wali betulan. Bukan disangka oleh sembarang orang. Melainkan oleh orang-orang berilmu. Para alumni Pesantren An-Nidzom – Sukabumi. Pesantrennya Pak Yai itu. Dan Pak Danial Royyan Ketum PCNU Kendal.

Suatu ketika, saat ngaji Ihya’an. Kajian rutin yang diadakan oleh alumni Pesantren An-Nidzom Sukabumi itu. Yang Roisnya Pak Danial Royyan.

Seperti biasa, setelah anggota jam’iyah datang. Tuan rumah menyuguhkan minuman dan makanan.

Saat itu. Minuman yang disuguhkan adalah teh panas. Ya, teh dengan air yang masih sangat panas. Karena saking panasnya. Para tamu yang hendak minum tidak jadi. Gelas yang sudah ada diujung mulut itupun diletakkan kembali.

Tapi ada yang tak biasa. Disaat yang lain tidak jadi minum karena panasnya wedang teh itu. Kang Mursofi justru meneguknya sampai habis. Hanya dalam satu tegukan.

Para anggota jam’iyah yang melihatnya itupun benar-benar dibuat heran olehnya. Semua celingukan satu sama lain. “Wah Wali Iki”.

Melihat gelagat para anggota jam’iyah yang demikian itu Kang Mursofi jadi kebingungan.

“Ada apa sih?” (Dalam hatinya)

Rasa penasaran itu hilang setelah teman disebelahnya bertanya.

Sampeyan kok kuat banget Kang…. Wedang Teh panase koyo ngene kok entek dalam satu tegukan.

“!@#$%^&*”

Oooh…hahaha….ini toh ternyata alasannya. Ia pun tertawa sambil memegang gelas teman disebelahnya sambil berkata:

La punyaku kok adem sendiri ya Kang. Pantes saja kalau orang-orang mengira aku ini wali betulan. Hahaha”

Ternyata dari semua wedang teh panas yang disuguhkan. Hanya punya Kang Mursofi yang tidak panas. Entahlah, mungkin saja stok wedangnya habis. Dan punya Kang Mursofi itu wedang terakhir sisa kemarin sore yang sudah adem. Hehe

Satu pemikiran pada “Kang Mursofi Disangka Wali

Tinggalkan komentar