Raja

Kuasai 4 Ilmu Ini Jika Kamu Ingin Jadi Avatar!

Bukan elemen air, api, tanah, dan udara yang harus kamu kuasai jika ingin jadi Avatar di era millennial dan Gen-Z ini. Tapi 4 ilmu yang selalu dibutuhkan di mana saja dan kapan saja. Tak peduli entah itu masyarakat lapisan bawah atau lapisan atas, 4 ilmu ini selalu dibutuhkan oleh mereka.

Inilah yang disebut dengan ilmu nafi’, ilmu yang apabila diketahui memberi manfaat banyak, dan apabila tidak diketahui dapat merugikan. Bukan ilmu wawasan yang tidak ada manfaatnya sama sekali.

1. Ekonomi

Tentu saja, semua daerah di penjuru dunia membutuhkan ekonomi yang kuat. Kamu yang bisa menggerakkan ekonomi umat tentu juga akan bisa menggerakkan umat. Lihat saja para politikus itu, betapa mudahnya mereka menggerakkan rakyat dengan uang.

Dalam hal ini, tentunya bukan hanya sekedar bagi-bagi duit sesaat saja. Tapi lebih kepada mengajarkan skill dan membangun SDM yang kuat dalam hal ekonomi. Yang seperti ini lebih tahan lama elemennya untuk kamu kendalikan daripada model bagi-bagi duit sesaat seperti politikus itu.

Rekomendasi tempat belajar: Tidak ada

2. Pengobatan

Hampir setiap orang punya masalah dengan kesehatannya. Di mana saja kamu tinggal jika memiliki keahlian dalam hal pengobatan, kamu bagai Avatar yang bisa mengendalikan satu elemen. Sejarah mencatat, selain melalui jalur perdagangan, keberhasilan dakwah Walisongo juga melalui jalur pengobatan.

Di era millennial dan Gen-Z ini, kesehatan tidak melulu soal sakit fisik, tapi psikis juga dan lebih kompleks lagi. Keahlian dalam hal pengobatan fisik dan mental akan lebih hebat lagi dalam mengendalikan elemen masyarakat.

Rekomendasi tempat belajar:

  • Silahkan kuliah di jurusan kedokteran atau farmasi
  • Belajar otodidak atau gabung di komunitas seperti PAZ, akupuntur, dsb

3. Teknologi Digital 4.0

Sekarang adalah era teknologi digital 4.0, maka skill di bidang ini wajib dikuasai jika kamu ingin jadi Avatar untuk generasi millennial dan Gen-Z. Ini adalah ibarat pintu atau jembatan yang bisa menghubungkan apa saja.

Sebagaimana menghubungkan antara penjual dan pembeli, penumpang dan driver, jasa dan penyewa, restoran dan pelanggan, dsb. Yang terbaru saya malah kepikiran menhubungkan antara Ustadz dan orang-orang yang ingin belajar agama.

Teknologi 4.0 ini sangat kompleks di dalamnya, namun satu sama lain saling berkaitan. Dan cita-cita saya, punya media berita jangkauan nasional, yang bisa menggiring opini dan mengatur sendiri isu-sisu apa saja yang akan dimunculkan di kemudian hari. Hehe

Rekomendasi tempat belajar:

4. Siasat & Diplomasi

Sebagai pelengkap, keahlian dalam siasat dan diplomasi adalah hal yang sangat penting. Kisah-kisah kesuksesan dalam hal penaklukan pasti tidak pernah lepas dari yang namanya siasat dan diplomasi.

Ini sangat penting jika suatu saat kamu dihadapkan dengan begal yang memotong tujuan dan niatmu. Yaitu agar tetap bisa mengendalikan diri dan tidak dimanfaatkan.

Mengingat kamu punya segalanya keahlian yang bisa mengendalikan elemen (Ekonomi, Pengobatan, Teknologi 4.0), ini jelas akan memancing orang-orang berhati serigala untuk bisa menjadikan kamu di bawah kendalinya. Padahal, bukankah kamu punya misi tersendiri? Ya, mendamaikan dunia.

Rekomendasi tempat belajar:

  • Cari guru untuk mempelajari ilmu hikmah / olah roso
  • Banyak-banyak tirakat / riyadloh

Penutup

Kenapa tidak ada ilmu agama?

Karena ilmu agama adalah yang menjadi tujuan, mensyiarkan ajaran Islam dan Rasulullah. Yang saya sebutkan di atas adalah sarana untuk mencapai tujuan ini. Sebagaimana kisah para walisongo dulu, mereka menyebarkan ajaran Islam melalui berbagai keahlian, ada yang melalui perdagangan, pengobatan, seni, dsb yang sekiranya bisa menarik perhatian dan mengendalikan masyarakat.


Kritik dan saran silahkan komen di bawah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like